Jawa Tengah — Dalam agenda pimpinan daerah Oktober 2025, Bakti Taskin menyampaikan laporan kerja sama pentahelix program ketahanan pangan. Model ini melibatkan pemerintah, dunia usaha, komunitas, akademisi, dan media agar rantai pangan dari hulu ke hilir lebih berkeadilan.
Laporan mencakup rencana percontohan di empat lokasi, penguatan koperasi multipihak, serta pendampingan petani. Pendekatan pentahelix dinilai cocok untuk menghindari tumpang tindih program antarinstansi.
BAKTI Taskin berkomitmen menjadikan ketahanan pangan sebagai fondasi pengentasan kemiskinan: produksi meningkat, pasar terserap, dan pendapatan rumah tangga tani naik secara berkelanjutan.
Sumber adaptasi: Humas Provinsi Jawa Tengah, Oktober 2025