Kuningan — Upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Kuningan diperkuat lewat peningkatan produktivitas pertanian. DPD Bakti Taskin Kuningan bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian menggelar panen perdana Demonstration Plot (Demplot) ubi jalar di Kecamatan Cilimus.
Ketua Umum Bakti Taskin, Syahrul Zakki, menekankan penanganan kemiskinan harus dimulai dari sektor yang menjadi tumpuan masyarakat. “Setiap tahun sekitar 5.000 hektare lahan di Kuningan ditanami ubi jalar. Melalui demplot, kami ingin menunjukkan hasil nyata penerapan teknologi dan kolaborasi,” ujarnya.
Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan, Sanusi, menjelaskan produktivitas sebelumnya rata-rata sekitar 20 ton per hektare. Melalui pola tanam baru binaan Bakti Taskin, hasil ubinan awal menunjukan potensi setara puluhan ton per hektare — lompatan yang berdampak langsung pada pendapatan petani.
Ketua DPD Bakti Taskin Kuningan, Hj. Elah Helayati, menambahkan program ini wujud sinergi pemerintah daerah, ormas, dan kelompok tani. Ke depan, Bakti Taskin menjajaki peluang ekspor ubi jalar ke pasar Asia, termasuk Hong Kong dan Taiwan, agar hasil panen terserap dan bernilai tambah.
Sumber adaptasi: Kuningan Religi / RRI Cirebon, Oktober 2025