Jakarta — Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Budiman Sudjatmiko menyatakan Indonesia membutuhkan sekitar 10.000 perusahaan baru di berbagai sektor untuk mengurangi jumlah penduduk miskin. Ia berharap sebagian besar muncul dari Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang naik kelas.
Hal itu disampaikan saat menerima kunjungan BAKTI Taskin di kantornya. Bakti Taskin dihadiri pengusaha lintas sektor, antara lain Suntoro (Presidium KP-Main), Muksalmina (Sekjen Apdesi), Benyamin Siwy (energi terbarukan dari minyak jelantah), serta perwakilan Jimmy Hantu Foundation yang bergerak di pencegahan stunting dan dapur makan bergizi.
Menurut Budiman, bila mitra masyarakat mampu membantu mengangkat 7.500 BUMDes dan 2.500 perusahaan swasta/menengah, target pertumbuhan ekonomi 8% akan lebih mudah dicapai. BAKTI Taskin didorong menjadi mitra praktis yang mengeksekusi rencana BP Taskin di lapangan bersama kementerian, lembaga, dan pemerintah desa.
Sumber adaptasi: SINDOnews Nasional, 5 Maret 2025